Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 19, 2012

Fadhilah Sholawat Nariyah

Kali ini aku ingin berbagi tentang sebuah doa yang sangat terkenal di kalangan kaum nahdliyin (NU). Namun begitu, tidak ada salahnya bagi anda yang mempunyai faham lain untuk mengamalkannya. Saya yakin anda akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa dalam hidup anda karena ridho Allah swt…Amiien. Beberapa manfaat dari sholawat nariyah antara lain : 1. Jika mendapat kesusahan karena kehilangan barang, hendaknya membaca sholawat ini sebanyak 4444 kali. Insya Allah barang yang hilang akan cepat kembali. Jika barang tersebut dicuri orang dan tidak dikembalikan, maka pencuri tersebut akan mengalami musibah dengan kehendak Allah swt. Setelah membaca Sholawat ini hendaknya membaca do’a sebagai berikut (boleh dibaca dengan bahasa Indonesia): “ Ya Allah, dengan berkah Sholawat Nariyah ini, saya mohon Engkau kembalikan barang saya”. Doa ini dibaca 11 kali dengan hati yang penuh harap dan sungguh-sungguh. 2. Untuk melancarkan rezeki, memudahkan tercapainya hajat yang besar, menjau

Khasiat jinten hitam untuk mengobati penyakit berat

Gambar jinten hitam Tentu anda telah mendengar khasiat dari jinten hitam atau sering disebut habatus Sauda ini. Konon jinten hitam ini bisa untuk mengobati penyakit yang berat-berat seperti jantung, diabetes, kanker, dll. Bahkan katanya hanya kematian saja yang nggak bisa disembuhkan.....Ingin tahu lebih lanjut tentang khasiat jinten hitam...simak artikel berikut: Jintan Hitam Jadi Tren Pengobatan Metode pengobatan kini mulai bergeser ke alternatif nonmedis. Salah satunya melalui jintan hitam untuk mengobati penyakit mulai dari flu hingga kanker atau HIV-AIDS. Sampai muncul ungkapan, hanya satu yang tak bisa diobati jintan hitam, yaitu kematian. Beberapa penderita beragam penyakit merasakan obat mujarab ini. Seperti penyakit maag kronis, asam urat, migrain, dan sebagainya. “Saya menderita diabetes melitus sudah empat tahun, tapi sesudah mengkonsumsi jintan hitam selama dua bulan sudah terasa lebih enak,” papar Ibah, salah seorang pengkomsunsi jintan hitam, dalam

Inilah Kisah tentang Kapten Kapal dan anak Negro ...arti sebuah kepercayaan

Dapat artikel menarik dari forum tetangga. Bagus banget maknanya. Tentang sebuah kepercayaan, semangat hidup yang luar biasa, dan kebaikan yang tak mengenal batas. Silahkan baca di bawah ini ya...semoga bermanfaat: Sebuah kapal barang berlayar di Samudra Atlantik. Di buritan kapal ada seorang anak negro kecil, dia adalah seorang pekerja suruhan. Anak ini tidak hati – hati sehingga tercebur ke dalam Lautan Atlantik yang bergulung – gulung ombaknya. Anak ini berteriak minta tolong, apa daya ombaknya sangat besar dan angin sangat kencang, orang yang berada di atas kapal tidak ada yang mendengarnya. Dengan mata terbelalak dia melihat kapal barang tersebut membawa ombak bergerak makin lama makin menjauh. Naluri bertahan hidup anak ini membuat dirinya berenang sekuat tenaga di dalam air yang sangat dingin. Dia mengerahkan segenap tenaganya untuk mengayuh kedua lengan kurusnya, berusaha keras agar kepalanya tetap berada di atas permukaan air, membuka matanya yang besar mema

Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

Pertanyaan : “Bagaimana cara menyamarkan/menghilangkan noda hitam di kening/di jidat karena sewaktu sujud dalam shalat terlalu menghujam sehingga ada bekas warna hitam?” 0281764xxxx Jawab : مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ Yang artinya, “ Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya,  tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud ” (QS al Fath:29). Banyak orang yang  salah paham  dengan maksud ayat ini. Ada yang mengira bahwa dahi yang hitam  karena sujud itulah yang dimaksudkan dengan  ‘ tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud ’ . Padahal  bukan demikian yang dimaksudk